Meninggalkan sore derap alam terpadu menyusur malam …
Tuntutku untuk kembali terjaga …
Merindukan sepertiganya malam …
Yang terlisankan di siang
Penyeimbang setelah sebagian dibuang-buang, diviralkan, distatuskan dan sebagian dimurahkan karena ditempatkan pada daya rendah
Satu , dua, tiga , empat
Tidak boleh lebih !!!
Lima saja, meski engkau mulai suka yang sembilan
Jaga jarak …
Jaga biar tidak kamanungsan
Siji, loro telu papat kiblat papat
Yang mengaku aku itu saja pancer
Lalu berpancerlah
Justru mendekatlah
Jangan jaga jarak
Karena sudah tidak siang lagi
Bukan lagi memviralkan
Bukan lagi mbuang
Bukankah kau merindu-rindu
Dikepyuri rahmatNYA

Leave a Reply