Tidak perlu repot memanggil profesional plumber jika pipa drainase dari tempat cuci piring mampet. Cukup caustic soda yang difungsikan buat melancarkannya. Kasus yang sama ketika anak lanang anget kata si-mbah cukup ke kebun cari daun dadap serep bua
t kompres. Heran lagi ilmu warisan si-mbah yang lain yang sering tidak masuk akal. Contoh, saat berpergian jauh misal kita kebelet dan perut sakit dikasih alternatif untuk ngantongin kerikil, alhasil keinginan segera ke toilet bisa ditangguhkan. Luar biasa….
Banyak sekali penemu-penemu yang muncul di sekitaran kita dengan kesederhanaan dan tidak mematenkan penemuannya dan tidak disebut sebagai Doktor kemudian hari. Mereka iklas saja ilmunya dipakai orang lain.
Ketika dinner plate menjadi alat penyaji maincourse, godong gedang masih eksis menjadi alat penyaji multifungsi. Mau maincourse, mau appetizer, mau kembulan bisa digunakan. Kalau mengenal pincuk tentu mengenal biting. Potongan lidi kecil itulah biting. Siapa penemunya? Apakah Doktor biting? …
Mbah-mbah dulu sungguh luar biasa sekali dalam hal menemukan. Kebudayaan yang sudah tinggi sekali disekitaran kita. Hanya saja kadang kita melupakan bahwa dulu pun kita sudah dalam posisi puncak. Tapi apa kita menyadarinya?
Dalam hal musikpun demikian. Mbah-mbah dulu sudah asyik dengan nada slendro dan pelok, yang harmonisasinya sungguh luar biasa. Kualitas pilihan nadanya seolah dipuncak dan bisa nyambung dengan rasa.
Sekarang…
Eksistensi si-Aku mulai banyak diperlihatkan.
Berlomba dipatenkan.
Mengejar predikat sebagai Penemu.
Mengemas yang sudah adapun dimasukkan dalam daftar the greatest achievment.


Leave a Reply